Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Kamis, 17 Juni 2010

Argentina Hajar Korsel 4-1


Tiga gol Gonzalo Higuain membawa Argentina menghajar Korea Selatan 4-1. Hasil ini sekaligus membuat 'Tim Tango' nyaris pasti lolos dari Grup B.

Pertandingan digelar di stadion Ellis Park, Johannesburg, Kamis (17/6/2010). Menjadi wasit dalam laga ini adalah Frank De Bleeckere asal Belgia.

Di babak pertama, Argentina unggul 2-1 atas Korea Selatan. Gol pertama terjadi di menit ke-15 lewat bunuh diri pemain belakang Korsel Park Chu-young.

Higuain kemudian menggandakan keunggulan di menit ke-32. Memanfaatkan umpan lambung dari Messi di sisi kiri, penyerang Real Madrid tersebut berhasil mengarahkan bola ke gawang setelah sempat memantul pemain belakang Korsel.

Korsel berhasil membalas lewat gol Lee Chung-yong di akhir babak pertama. Dia berhasil mencuri bola dari kaki pemain belakang Argentina Martin Demichelis.

Susunan Pemain:
Argentina: 22-Sergio Romero; 2-Martin Demichelis, 13-Walter Samuel (Burdisso 23'), 6-Gabriel Heinze, 17-Jonas Gutierrez; 14-Javier Mascherano, 20-Maxi Rodriguez, 7-Angel Di Maria; 10-Lionel Messi, 11-Carlos Tevez, 9-Gonzalo Higuain.

Korea Selatan: 18-Jung Sung-ryong; 2-Oh Beom-seok, 12-Lee Young-pyo, 4-Cho Yong-hyung, 14-Lee Jung-soo, 8-Kim Jung-woo, 16-Ki Sung-yong (Kim Nam II 46'), 7-Park Ji-sung, 17-Lee Chung-yong, 10-Park Chu-young, 19-Yeom Ki-hun.

Rabu, 16 Juni 2010

Spanyol Ditumbangkan Swiss

Kejutan terjadi di Grup H. Juara Eropa 2008 sekaligus favorit jawara Piala Dunia 2010, Spanyol ditaklukkan oleh Swiss dengan skor 0-1.

Laga antara dua negara Eropa ini digelar di Moses Mabhida Stadium, Durban, Rabu (16/6/2010) malam WIB. Dalam laga ini La Furia Roja tampil lebih mendominasi pertandingan.

Namun mereka akhirnya harus takluk 0-1 akibat gol tunggal Fernandes di awal babak kedua.

Jalannya Pertandingan

Spanyol langsung mendominasi dengan dimotori gelandang Xavi Hernandez, Xabi Alonso dan Andres Iniesta. Sementara itu Sergio Ramos menyokong dari posisi sayap kanan.

Peluang pertama Spanyol dihadirkan David Silva di menit ke-16. Pemain Valencia ini melepas tembakan dari dalam kotak penalti yang masih bisa diamankan kiper Diego Benaglio. Lima menit berselang tendangan Andres Iniesta tepat di tangkapan Benaglio.

Pique! Menerima umpan terobosan, bek tengah Barcelona yang berdiri di kotak penalti ini melepas tembakan datar yang masih bisa ditangkal Benaglio.

Swiss memiliki kans di menit ke-25. Namun sepakan bebas Retro Ziegler masih bisa diamankan Iker Casillas.

Dominasi Spanyol berlanjut. Menit ke-35, umpan silang Joan Capdevila dari sayap kiri diterima David Villa. Namun tandukan pemain milik Barcelona ini tidak mengarah ke sasaran.

Di lima menit terakhir babak pertama La Furia Roja memiliki dua kans. Sepakan Andres Iniesta masih melayang di atas gawang Swiss. Selanjutnya giliran Villa yang sukses melewati penjagaan para pemain belakang Swiss. Namun eksekusi El Guaje tidak tepat menuju sasaran.

Situasi serupa terjadi di babak kedua di mana juara Eropa 2008 kembali mendominasi dengan mengandalkan serbuan Iniesta dari sisi kiri.

Menit ke-47 sepakan Xabi Alonso masih membentur Stephane Grichting dan berbuah sepak pojok.

Di tengah dominasi Spanyol, Swiss berhasil mencuri peluang dan membuka skor melalui Galson Fernandes di menit ke-51.

Gol ini berawal dari serbuan Eren Derdiyok. Iker Casillas berhasil menghentikan gerakan Derdiyok. Namun bola liar jatuh ke Gelson Fernandes yang selanjutnya berhasil mengkonversi peluang itu menjadi sebuah gol.

Dalam terjadinya proses gol ini, bek Spanyol Gerrard Pique mengalami luka pada wajah akibat tersambar kaki Derdiyok.

Tertinggal 0-1 membuat Spanyol semakin intens. Menit ke-57 sepakan Villa dari luar kotak penalti masih bisa ditangkap oleh Benaglio. Dua menit setelahnya, tandukan Sergio Ramos dari situasi sepak pojok masih tipis di atas gawang Schweitz Nati.

Benaglio! Kiper Swiss ini berhasil menggagalkan tusukan David Villa ketika laga memasuki satu jam.

Guna menambah daya dobrak, Vincente Del Bosque memasukkan Fernando Torres dan Jesus Navas.

Iniesta! Sial bagi gelandang Barcelona ini. Tendangannya di menit ke-62 masih menyamping dari gawang lawan.

Menit ke-57, Torres memliki kans bagus. Menerima umpan dari David Villa, striker Liverpool itu selanjutnya melakukan gerakan memutar guna mengelabui Grichting. Namun eksekusi El Nino juga masih belum berhasil menghasilkan angka.�

Xabi Alonso! Sepakan kerasnya di menit ke-69 menghujam ke arah gawang tanpa mampu dijangkau Benaglio. Namun mistar menggagalkan usaha La Furia Roja mencetak gol penyama.

Swiss kembali mencuri peluang di menit ke-74. Benaglio berhasil melewati penjagaan Gerrard Pique dan Carles Puyol, lalu melepas sontekan yang gagal dijangkau Casillas. Namun tiang gawang menyelamatkan La Furia Roja dari kebobolan untuk yang kedua kalinya.

Usaha Spanyol kembali kandas. 12 menit menuju bubaran, tendangan Jesus Navas melenceng tipis dari tiang sebelah kanan gawang Swiss.

Sembilan menit menuju bubaran Tranquillo Barneta melepas tembakan yang masih melintas di atas gawang Casillas.�

Di sisa waktu, Spanyol terus menyerang yang dimotori oleh tusukan-tusukan Jesus Navas dari sayap kanan. Namun gol yang dinanti tak kunjung tiba hingga pertandingan ditutup.

Honduras vs Cile

Pertandingan pertama di grup H, mempertemukan Cile melawan Honduras. Cile yang disepanjang laga mampu mengurung pertahanan Honduras, dan menciptakan banyak peluang, hanya mampu menang dengan skor 1-0 atas Honduras.

Bertanding di stadion Mbombela, Nelspruit, Rabu (16/6/2010) sore WIB, Cile sejak menit awal terus menekan dan mendominasi jalannya pertandingan.

Pada menit ke 10, Cile mendapat nyaris mencetak gol melalui tendangan akurat dari luar kotak pinalti melalui Vidal, namun bola masih bisa diselamatkan oleh Valladeres, kiper Hnduras.

Honduras melahirkan peluang lewat tembakan Carlos Pavon di luar kotak penalti pada menit 18. Tapi, tendangannya masih melenceng dari gawang
Claudio Bravo.
Peluang berikutnya diciptakan Cile pada menit 20 melalui tendangan keras Roger Espinola dari luar kotak pinalti, namun bola hanya membentur pemain bertahan Honduras sehingga bola meluncur keluar lapangan.


Akhirnya, pada menit ke 34 Cile mampu mengkonversikan peluang menjadi sebuah gol. Juan Beausejour berhasil membuka membuat Cile unggul 1-0 atas Honduras, melalui golnya yang memanfaatkan umpan Sanchez.

Dibabak kedua, agrevitas Cile semakin menjadi-jadi. Honduras hanya mampu bertahan atas gelombang serangan Cile yang digalang oleh Alexis Sanchez.

Peluang Cile berikutnya tercipta pada menit 55 saat sundulan Waldo Ponce tepat mengarah ke sudut kanan gawang Honduras, namun bola masih mampu di blok oleh Valladares.

Pada menit ke 75, Cile mampu menjebol gawang Honduras, namun gol yang dicetak
Matias Fernandez dianulir oleh wasit akibat Fernandez telah berada pada posisi offside.

Sampai berakhirnya pertandingan, Cile belum mampu menambah keunggulan dan hanya bisa mengakhiri laga dengan keunggulan 1-0. Dengan kemenangan ini, Cile untuk sementara berada di puncak klasmen grup H. Pada pertandingan berikutnya Cile akan berhadapan dengan Swiss, sedangkan Honduras bertemu Spanyol.

Brasil Menang 2-1 Atas Korut


Brasil harus bersusah payah lolos dari hadangan Korea Utara di laga perdananya, Rabu (16/6/2010) dinihari WIB. Brasil Menang 2-1 Atas Korut Tim Samba hanya mampu menang dengan skor tipis 2-1.

Dalam laga yang dihelat di Ellis Park Stadium itu Brasil memegang dominasi sejak awal laga. Namun dua gol kemenangan Pasukan Dunga itu baru diraih di babak kedua lewat Maicon dan Elano. Sementara itu Korut meraih gol hiburan dari kaki Ji Yun Nam.

Dengan kemenangan ini Seleccao berada di puncak Grup G dengan tiga poin. Pertandingan selanjutnya adalah melawan Pantai Gading 21 Juni. Korut yang dijuluki Chollima jadi juru kunci dan akan menghadapi Portugal 22 Juni.

Jalannya pertandingan

Di tujuh menit pertama laga berjalan Brasil memperoleh dua peluang masing-masing lewat tendangan jarak jauh Robinho dan Elano Blumer. Sayang belum ada yang menemui sasaran.

Justru Korut yang memperoleh shot on goal pertama di menit ke-10. Jong Tae Se yang berlari sendirian ke kotak penalti sambil dikawal tiga pemain melepaskan tembakan yang masih tepat ke pelukan Julio Cesar.

Di menit ke-17 Chan Jong Hyok mendapat peluang lewat sepakan melengkungnya yang masih melebar dari gawang Cesar. Dan Jong pada menit ke-26 tembakannya masih menyamping juga di sisi kanan jala Brasil.

Pada menit ke-34 Kaka mengoper bola kepada Robinho dan penyerang Santos itu menempatkan bola di sisi kanan yang ditempati Maicon. Maicon mengarahkannya kepada Michel Bastos yang langsung melepaskan tembakan keras kaki kiri dan bola masih melayang di atas mistar Korut.

Brasil mengkreasi banyak peluang namun ketatnya pertahanan Korut yang digala Ri Kwang Chon membuat tim asuhan Dunga itu kesulitan untuk mencetak gol. Defense berlapis Korut sejauh ini berhasil meredam agresifitas tim Samba.

Enam menit setelah restart Brasil punya peluang emas lewat eksekusi tendangan bebas di depan kotak penalti lawan. Bastos yang jadi eksekutor gagal menunaikan tugasnya setelah sepakannya hanya melebar.

Di menit ke-55 Brasil akhirnya mampu memecah kebuntuan. Maicon yang mendapat bola terobosan Elano berlari menyongsongnya dan langsung melepas tembakan melengkung dari sudut sempit yang menembus Ri Myong Guk.

Bastos kembali mengancam gawang Korut di menit ke-60 lewat tendangan dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis Myong Guk.

Di menit ke-63 serangan balik Brasil yang digawangi Robinho berhasil membelah pertahanan Korut. Robinho mengumpan lambung ke Luis Fabiano di kotak penalti dan usai lolos dari pengawalan Fabiano gagal menjaga akurasi tembakannya sehingga bola melambung jauh.

Elano menggandakan keunggulan di menit ke-71. Umpan terobosan menyilang ke tiang jauh yang dilepaskan Robinho disambut tendangan first time mendatar Elano yang menembus jala Korut.

Nilmar mendapat kesempatan mencetak gol di menit ke-84. Mendapat umpan Dani Alves, penyerang asal Villarreal itu melepaskan tembakan yang masih lemah dan mampu ditangkap Myong Guk.

Korut berhasil memperkecil kedudukan dua menit menjelang laga usai. Kurangnya komunikasi di lini belakang Brasil membuat Ji Yun Nam merangsek ke pertahanan dan melepaskan tembakan yang mejebol gawang Cesar.

Followers

  © Design Templates 'sports' by fathony cah ponorogo 2010

Back to TOP