Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch
Tampilkan postingan dengan label Liga Champions. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Champions. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Mei 2010

Inter Milan Juara Liga Champions 2009/2010


Inter Milan sukses raih gelar juara Liga Champions musim 2009/10 setelah di final mengalahkan bayern Muenchen 2-0. Kedua gol Inter Milan diborong oleh Diego Milito.

Final yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu 23 Mei 2010 dini hari itu berlangsung tak seperti perkiraan sebagian besar pengamat sepak bola. Inter yang awalnya bakal bermain bertahan justru berinisiatif menyerang lebih dulu. Sedangkan Bayern yang diprediksi bakal banyak melakukan serangan hanya mampu menguasai bola di areal tengah lapangan, dan hanya sekali-kali melakukan tusukan melalui Arjen Robben.

Pertandingan babak pertama lebih dikuasai oleh Bayern Muenchen, namun Inter Milan mampu unggul terlebih dahulu melalui gol Diego Milito pada menit 34.

GOl tercipta berawal dari tendangan jarak jauh Julio Cesar, Milito menanduk bola untuk Sneijder. Gelandang Belanda itu mengembalikannya lagi kepada Milito. Milito membawanya ke kotak penalti sebelum mengirimnya ke gawang Butt.

Kondisi ini semakin menyulitkan Bayern, yang tak pernah menembakkan bola tepat ke arah gawang Inter di sepanjang babak pertama. Tiga menit menjelang jeda, kerja sama Milito dan Sneijder kembali merobek barisan sentral pertahanan "FC Hollywood". Untung Bayern punya kiper setangguh Butt, yang berhasil menahan tendangan Sneijder di tepi kotak penalti. Skor pun berubah hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Bayern langsung melakukan serangan cepat untuk mengejar ketinggalan, namun masih mampu diamankan oleh pemain-pemain Inter. Di babak ini Inter mampu menguasai pertandingan dengan lebih banyak menguasai bola dan melakukan serangan ke barisan pertahanan Bayern.

Kembali lagi Inter mampu memperbesar keunggulan pada menit 70. Milito sukses melesakkan tendangannya setelah melewati dua pemain belakang Munich. Kedudukan 2-0 tetap bertahan hingga pertandingan usai.

Dengan kemenangan ini, Inter Milan berhasil meraih gelar Liga Champions setalah menanti selama 45 tahun. Inter terakhi menjuarai Liga Champions pada tahun 1965. Dan gelar ini melengkapi gelar Inter menjadi treble winners.

Kamis, 29 April 2010

Pemain Inter Singkirkan Barca

Penantian panjang Inter Milan untuk metapaki partai Final Liga Champions berakhir sudah. Inter akhirnya melaju ke final untuk pertama kalinya sejak 38 tahun yang lalu, setelah menyingkirkan Barcelona dengan agregat 3-2.

Betandang ke Nou Camp Kamis (29/4/2010) dinihari WIB, Inter Milan bermain bertahan dengan mengandalkan serang balik. Sejak awal pertandingan Barcelona terus mengurung pertahahan Inter, bahkan duo bek mereka Gerrard Pique dan Gabriel Milito ikut membantu serangan hingga meninggalkan jauh pos mereka melewati lapangan tengah.

Bagi Inter, bertanding lawan Barcelona benar-benar tak mempedulikan teori sepak bola. Yang ada hanya satu teori, yakni bertahan. Bahkan, Jose Mourinho sampai memainkan lima pemain defender, yakni Lucio, Walter Samuel, Maicon, Javier Zanetti, dan Christian Chivu. Pada menit ke-81, dia menambah satu defender lagi, Ivan Cordoba.

Tak hanya itu, semua pemain terkesan hanya ditugaskan sebagai defender untuk mempertahankan wilayahnya. Hanya Milito yang berada di depan untuk jaga-jaga menyerang. Itu pun, dia kadang turun membantu pertahanan. Ini yang menyulitkan Barcelona untuk membuat peluang, apalgi gol.

Selain itu, Inter juga sukses mematikan beberapa pemain penting. Xavi dibuat tak pernah tenang kala memegang bola, sehingga sulit mengatur serangan. Sedangkan Lionel Messi terus ditekan setiap memegang bola. Bahkan, Messi yang biasanya pindah-pindah posisi, seperti bingung harus bergerak ke mana.

Ditengah gencarnya serangan Barcelona, bek Inter Milan Thiago Motta mendapat kartu kuning kedua yang artinya sejak menit 28 Inter hanya bermain dengan 10 orang. Dengan keluarnya Motta, Mourinho terpaksa menempatkan Wesley Sneijder dan Diego Milito di depan. Samuel Eto'o ditarik ke belakang, menggantikan Chivu yang bergeser mengisi posisi Motta.

Setelah unggul jumlah pemain, Barca langsung menaikkan tensi permainan. Messi mendapat peluang pertamanya di menit ke-32. Namun, tendangan melengkungnya ditepis Cesar dan keluar arena permainan.

Sampai menit ke-75, Barca benar-benar mengurung Inter. Statistik UEFA menunjukkan 73 persen alur bola dikuasai oleh Xavi Hernandez dan kawan-kawan. Namun, ketatnya tembok pertahanan Inter membuat pemain-pemain Barca kesulitan untuk menembus kotak penalti. Sejumlah bola-bola silang yang dilepas anak asuh Josep Guardiola juga berhasil dibuang oleh pemain belakang Inter.

Usaha Barcelona berbuah hasil tujuh menit menjelang bubaran melalui kaki Gerard Pique. Gol ini hadir setelah umpan terobosan Xavi berhasil dimanfaatkan bek beertubuh jangkung itu. Pique sempat dikejar oleh Ivan Cordoba dan ruang geraknya ditutup oleh Julio Cesar. Selanjutnya bek Spanyol itu memutar badan dan melesakkan bola ke gawang yang sudah kosong.

Setelah gol itu, semangat Barca terlecut. Serangan ke arah gawang Inter semakin gencar. Sepakan Xavi Hernandez dari luar kotak penalti di menit ke-87 berhasil ditangkal oleh Julio Cesar. Selanjutnya giliran Messi yang melepas tendangan datar sukses ditangkap oleh Cesar. Namun hingga pertandingan berakhir skor tetap tidak berubah, Barcelona menang hanya dengan skor 1-0.

Walaupun berhasil mengatasi Inter Milan dalam laga kedua semifinal Liga Champions, namun Inter berhak atas tiket final berkat keunggulan agregat gol. Di partai final nanti Inter Milan akan berhadapan dengan Bayern Muenchen yang berhasil menundukkan Lyon (1-0 dan 0-3).

Kamis, 22 April 2010

Bayern Muenchen Menang 1-0 atas Lyon

Bayern Muenchen meraih kemenangan penting 1-0 atas Lyon pada semi-final pertama Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (22/4) dinihari WIB. Satu-satunya gol kemenangan Bayern dihasilkan Arjen Robben.

Dengan kemenangan itu, Bayern hanya butuh hasil imbang pada semi-final kedua di Stade de Gerland, Lyon, Selasa (27/4). Sebaliknya, Lyon yang bertindak sebagai tuan rumah harus menang minimal 2-0.

Robben kembali menjadi penyelamat bagi Bayern. Pada pertandingan perempat-final kedua melawan Manchester United, pemain asal Belanda ini juga mencetak gol kedua Bayern. Meski akhirnya kalah 3-2, namun Bayern yang lolos karena lebih banyak mencetak gol di pertandingan tandang.

Gol Robben juga mirip dengan yang dicetaknya ke gawang United. Dari sisi kiri pertahanan Lyon, ia melepaskan tendangan ke sudut kanan gawang yang gagal dijangkau kiper Hugo Lloris.

Pertandingan itu sendiri berjalan keras. Bayern harus kehilangan Franck Ribery yang dikartu merah pada menit ke-37. Namun, Lyon juga kehilangan Jeremy Toulalan yang menerima kartu kuning kedua atas pelanggarannya.

Bayern mengawali pertandingan dengan langsung menekan pertahanan lawan. Mereka menunjukkan dominasinya selama sepuluh menit pertama. Bek Daniel van Buyten sudah mengancam gawang Lloris di menit-menit awal. Namun, tendangannya masih melambung.

Selanjutnya, sundulan Bastian Schweinsteiger juga sempat mengancam gawang tim tamu. Hanya, upayanya masih gagal karena bola melebar.

Tak lama berselang, gawang Lloris kembali mendapat serangan dari pemain Bayern. Kali ini, Ribery memperlihatkan aksi individunya saat menerima umpan dari Diego Contento. Ia sempat melewati Cris sebelum melepaskan tendangan. Sayang, tendangan Ribery masih melebar ke sisi kanan gawang Lloris.

Ribery kembali membangun serangan melalui kerjasama dengan Robben dan Ivica Olic. Berawal dari umpannya kepada Robben dan diteruskan kepada Olic. Sayangnya, striker Kroasia ini gagal menyelesaikan umpan teresbut.

Mendapat tekanan tak membuat Lyon bertahan sepanjang permainan. Mereka secara pelahan mulai bangkit. Ederson sempat mendapat peluang saat terjadi kemelut di gawang Bayern. Namun, sepakan Ederson masih melebar.

Bayern akhirnya mendapat masalah serius saat Ribery melakukan kesalahan berat karena menghajar kaki Lisandro Lopez. Ia terlambat mengangkat kaki saat hendak merebut bola sehingga mengenai kaki Lisandro yang langsung terjatuh mengerang kesakitan.

Insiden itu terjadi tepat di depan mata wasit Roberto Rosetti. Buntutnya, Rosetti langsung memberikan kartu merah kepada gelandan asal Prancis ini.

Menghadapi lawan yang bermain dengan sepuluh pemain menjadikan Lyon lebih percaya diri. Hanya, mereka tak mampu memanfaatkan keuntungan itu.

Gelandang Kim Kallstrom mendapat peluang bagus menjelang berakhirnya babak pertama. Sayangnya, tendangannya masih bisa diselamatkan oleh kiper Hans-Joerg Butt.

Memasuki babak kedua, Lyon berupaya mendobrak pertahanan Bayern. Namun, upaya mereka tetap gagal. Bayern tak kehilangan motivasi meski kehilangan Ribery.

Bahkan tuan rumah mendapat peluang bagus melalui Danijel Pranjic dan Schweinsteiger. Hanya, upaya mereka masih gagal. Demikian pula saat Thomas Mueller mendapat umpan bagus dari Philipp Lahm.

Bayern bahkan kembali mendapat suntikan kekuatan setelah Lyon juga kehilangan seorang pemain. Toulalan harus meninggalkan lapangan karena mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-54.

Sama-sama bermain dengan sepuluh orang menjadikan Bayern makin bersemangat. Mereka makin intensif melakukan tekanan.

Tercatat, Robben, Mueller dan Schweinsteiger secara bergantian membombardir pertahanan Lyon. Demikian pula Mario Gomez yang dimasukkan yang mempertajam lini depan Bayern.

Serangan Bayern akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-69. Dari luar kotak penalti, Robben melepaskan tendangan keras yang arah kanan gawang. Bola meluncur deras dan gagal diselamatkan oleh Lloris.

Setelah gol itu, tidak ada lagi ancaman yang membahayakan bagi pertahanan kedua tim. Striker pengganti Sidney Govou berharap bisa menyamakan kedudukan di menit terakhir.

Namun, upayanya gagal membuahkan hasil. Penampilan menawan Butt menjadikan gawangnya tak kebobolan dan Bayern tetap unggul 1-0.

Rabu, 21 April 2010

Inter Tumbangkan Barca 3-1

Bermain di stadion Giuseppe Meazza, Selasa (20/4) malam waktu setempat, Barca tampil menyerang sejak awal pertandingan. Sementara tim tuan rumah lebih banyak bertahan dan menunggu celah untuk melakukan serangan balik.

Taktik yang dirancang Jose Mourinho sempat dipertanyakan saat tim tamu berhasil unggul lebih dulu melalui Pedro di menit ke-19. Setelah gol itu terjadi, Inter mulai meningkatkan tempo permainan dan beberapa kali membuat peluang.

Namun beberapa peluang yang diperoleh Diego Milito dan Samuel Eto'o belum mampu membuahkan gol. Inter kemudian berhasil menyamakan skor lewat tendangan Sneijder di menit ke-29. Pemain asal Belanda itu berada dalam posisi cukup bebas karena Barca terlalu berkonsentrasi mengawal Milito dan Eto'o.

Di awal babak kedua, Inter mencoba tampil agresif. Hasilnya, mereka mencetak gol di menit ke-48. Pergerakan cepat Milito dari sisi kanan kembali menarik beberapa pemain Barca, kemudian pemain asal Argentina itu memberi umpan pendek pada Maicon yang menceploskan bola ke gawang Victor Valdes.


Gol itu membuat pemain Inter makin bersemangat. Barca yang terlalu fokus pada penyerangan, harus membayar mahal dengan gol ketiga yang dicetak Le Beneamata. Berawal dari sebuah serangan balik, Milito melengkapi kemenangan timnya dengan membuat gol melalui sundulan di menit ke-61.

Barca berusaha membalas dan kembali tampil menyerang. Meskipun lebih menguasai pertandingan, namun mereka gagal menambah gol. Kiper Julio Cesar tampil gemilang dengan menahan tendangan Messi, Pedro dan Pique.

Pertandingan berlangsung cukup keras dan wasit harus mengeluarkan lima kartu kuning untuk pemain Barca dan dua untuk Inter. Taktik Mourinho untuk 'merusak' permainan indah Inter membuahkan hasil. Sampai pertandingan berakhir, skor tetap 3-1 untuk kemenangan Inter.

Kamis, 08 April 2010

MU Menang, Muenchen Lolos ke Semifinal

Manchester United (MU) menang 3-2 atas Bayern Muenchen, di leg kedua perempat final Liga Champions, di Old Trafford, Rabu (7/4/2010). Namun, dengan agregat 4-4, MU tersingkir karena kalah agresivitas di kandang lawan. Pada leg pertama MU kalah 1-2 di kandang Bayern Muenchen.

MU memulai pertandingan dengan bagus dan langsung unggul 2-0 saat pertandingan baru memasuki menit ke-7 lewat gol Darron Gibson dan Nani. Skor melebar lagi jadi 3-0 dengan empat menit menuju jeda.

Akan tetapi, Bayern kemudian mulai bangkit lewat gol Ivica Olic dua menit sebelum turun minum. Aroma kebangkitan kian terasa setelah Rafael dikartu merah dan MU harus main sepuluh pemain sejak menit 50.

Keunggulan pemain ini dimanfaatkan benar oleh Bayern. Tekanan demi tekanan dilancarkan di babak kedua sampai akhirnya Arjen Robben bikin gol pada menit 74.

Gol Robben ini membuat skor akhir menjadi 3-2 untuk kemenangan MU. Tapi Bayern tetap lolos ke semifinal dengan agregat 4-4 akibat peraturan gol tandang --Bayern bikin dua gol tandang sementara MU hanya satu setelah kalah 1-2 di pertemuan pertama.

Dengan hasil ini Bayern Muenchen akan berhadapan dengan Lyon dibabak Semifinal, setelah Lyon berhasil menyingkirkan Bordeaux dari perempat final.

Bordeaux Menang 1-0 Atas Lyon Namun Gagal Masuk Semifinal

Girondins Bordeaux berhasil membalaskan kekalahan meraka pada leg pertama dengan Olympique Lyon, di leg kedua perempat-final Liga Champions dengan skor tipis 1-0, Kamis (8/4) dinihari WIB di Stade Chalban-Delmas. Namun kemenangan itu tak cukup untuk mengantar mereka ke semi-final Liga Champions.

Pada laga itu terlihat para pemain Lyon tampil lebih santai berkat bekal kemenangan 3-1 pada leg pertama.

Sedangkan Bordeaux yang memburu kemenangan 2-0 di laga ini tampil ngotot sejak awal pertandingan. Tapi peluang pertama didapat Lyon lewat tendangan bebas Michel Bastos dari jarak 40 meter yang masih sedikit melebar dari gawang Cedric Carrasso.

Setelah membuang banyak peluang, akhirnya Bordeaux berhasil mencetak gol pada masa injury time babak pertama. Marouane Chamakh berhasil melesakkan bola ke gawang Hugo Lloris dari jarak dekat usai mendapat kiriman bola dari Jason Tremoulinas.

Di babak kedua, Lyon kembali mempertontonkan permainan ngotot yang cenderung keras untuk mengurangi tekanan tuan rumah. Pertahanan "Les Gones" begitu rapat sehingga Bordeaux pun hanya mampu membuat dua tendangan ke arah gawang. Dan sampai pertandingan berakhir skor tetap tidak berubah 1-0 buat kemenangan Bordeaux.

Namun kemenangan ini tidak cukup buat Bordeaux karena Lyon menang 3-1 di pertemuan pertama. Berkat keunggulan agregat 3-2, Lyon pun menjadi tim yang berhak atas tiket empat besar dan akan berjumpa Bayern Munich.

Rabu, 07 April 2010

Messi "Quattrick", Barca Ketemu Inter

Empat gol Lionel Messi memenangkan Barcelona atas Arsenal dengan skor 4-1 pada leg kedua perempat final Liga Champions di Camp Nou, Selasa (6/4/2010). Barcelona menang dengan agregat 6-3 dan lolos ke semifinal.

Di babak empat besar, Barcelona akan bertemu Inter Milan, yang lolos lebih dahulu setelah mengalahkan CSKA Moskwa dengan agregat 2-0. Barca dan Inter sebelumnya pernah bertemu di penyisihan grup musim ini. Kedua tim bermain seri tanpa gol di San Siro, lalu Barca menang 2-0 di Camp Nou.

Tak seperti pada laga pertama di Emirates, pada laga semalam, "Blaugrana" bermain lebih hati-hati, tetapi tetap menguasai permainan. Sebaliknya, selama 15 menit pertama, Arsenal lebih banyak menunggu Barca kehilangan bola.

Taktik Arsenal itu berhasil. Abou Diaby mencuri bola dari Gabriel Milito. Bola lalu bergulir ke arah Theo Walcott di kanan. Nicklas Bendtner yang menerima umpan Walcott dapat mengegolkannya pada tendangan kedua.

Gol itu justru membuat Messi semakin panas. Menyambut bola liar dari Mikael Silvestre, pemain Argentina itu melepas tendangan keras ke gawang Manuel Almunia.

Aksi Messi pada menit-menit selanjutnya benar-benar mengancam pertahanan "The Gunners". Puncaknya terjadi pada menit ke-36. Berawal dari umpan Eric Abidal di sayap kiri, Pedro Rodriguez menyodorkan bola kepada Messi. Tak terkawal, Messi kembali menggoyang sarang Almunia.

Tiga menit kemudian, Messi menuntaskan aksi solonya untuk menciptakan gol ketiga. Sundulan Abidal dibawanya ke kotak penalti, lalu dilambungkan melewati kepala Almunia. Skor 3-1 bertahan hingga jeda.

Di paruh kedua, Barcelona bermain lebih tenang meski tetap mendominasi penguasaan bola. Kali ini serangan lebih difokuskan lewat akselerasi Dani Alves di sayap kanan. Namun, setelah 10 menit tanpa perubahan, Barca memilih bertahan dengan menarik Bojan Krkic dan memasukkan Yaya Toure.

Arsenal perlahan-lahan mulai bangkit. Serangan yang dibangun Samir Nasri dan Walcott beberapa kali merepotkan kuartet pertahanan tuan rumah. Satu kesempatan diperoleh Tomas Rosicky pada menit ke-67, tetapi sepakannya melenceng jauh.

Pedro juga gagal membuat gol pada menit ke-72. Kakinya mencongkel bola, tetapi si kulit bulat melebar ke kanan gawang. Messi juga kehilangan kesempatan saat bolanya dicuri di depan gawang Almunia pada menit ke-81. Tendangan jarak dekatnya pada menit ke-86 juga tertahan oleh Almunia.
Dua menit menjelang bubar, Messi menunjukkan kelasnya sebagai striker licin. Seusai melewati Emmanuel Eboue, pemain 22 tahun itu menaklukkan Gael Clichy dan Thomas Vermaelen, lalu mengirim bola ke gawang melewati celah kaki Almunia. Gol, 4-1 untuk Barca.

Kamis, 01 April 2010

Barcelona Gagal Raih Kemenangan Atas Arsenal

Arsenal yang sempat tertinggal dua gol akhirnya selamat dari kekalahan setelah Cesc Fabregas memaksa kedudukan menjadi 2-2 dalam duel leg pertama babak perempatfinal Liga Champions di Stadion Emirates, Kamis (1/4/2010) dini hari WIB.

Dalam laga ini Barca unggul terlebih dahulu lewat dua gol yang disumbangkan Zlatan Ibrahimovic pada menit 46 dan 59.

Untuk mengejar ketertinggalan Wenger kemudian memasukkan Theo Walcott. Hasilnya sungguh luar biasa pada menit 67 Walcott sudah bisa menjebol gawang Barca yang dikawal Valdes.

Gol Walcott menambah semangat pasukan The Gunners. Pendukung tuan rumah di menit ke-77 kemudian menyaksikan masuknya mantan pahlawan mereka masuk ke lapangan. Thierry Henry masuk menggantikan Ibra.

Arsenal kemudian mendapat hadiah yang luar biasa dari wasit Massimo Busacca. Di menit 83, kaki Fabregas yang hendak menendang bola di dalam kotak penalti Barca menyangkut di antara dua paha Puyol. Fabregas pun terjatuh dan wasit meninjik titik putih.

Protes keras para pemain tamu tak membuahkan hasil. Puyol pun mendapat kartu merah.

Fabregas yang menjadi algojo sukses mengubah kedudukan menjadi 2-2 lewat tendangan penaltinya. Skor 2-2 ini bertahan sampai pertandingan usai.

Hasil imbang ini memang menguntungkan Barca yang akan melakoni laga keduanya di Nou Camp pekan depan. Sebab Alzugrana punya tabungan dua gol tandang dan cukup main imbang 0-0/1-1 atau menang, akan membawa mereka ke semifinal.

Sementara itu Arsenal harus membayar mahal perjuangannya ini dengan kehilangan Fabregas di partai keduanya karena akumulasi kartu. Tak hanya itu, Fabregas pun terlihat terpincang-pincang usai mencetak gol dan ada indikasi cedera lututnya kembali kambuh.

Gol Milito Menangkan Inter Milan Atas CSKA Moskwa

Tuan rumah Inter Milan susah payah mengalahkan CSKA Moskwa dalam leg pertama perempatfinal Liga Champions. Gol sematawayang dibuat oleh Diego Milito.

Inter diawal pertandingan langsung melancarkan serangan dan sepanjang babak pertama banyak menebar ancaman ke gawang CSKA. Namun rapatnya pertahanan yang dikomandani kiper Igor Akinfeev membuat Inter kesulitan membuat gol. Apalagi sang kiper juga tercatat beberapa kali membuat penyelamatan penting.

Pertahanan Akinfeev akhirnya bobol oleh Diego Milito pada menit ke-65. Sneijder menikam dari kiri, lalu mengoper bola kepada Milito di pinggir kotak penalti. Dengan tendangan geledeknya, pemain Argentina itu sukses mengirim bola ke pojok gawang.

Lima menit kemudian, Inter hampir mencetak gol kedua. Pandev berhasil melewati Akinfeev dan mengirim bola ke gawang dari sudut sempit. Apes bagi Inter, Alexei Berezutski berada di bibir gawang dan berhasil membuang si kulit bulat.

Hingga akhir pertandingan, Inter mendominasi penguasaan bola. Akan tetapi, pertahanan rapat dari tim asuhan Leonid Slutsky tersebut mampu mencegah terjadinya gol tambahan.

Skor 1-0 di Giuseppe Meazza ini sebenarnya terbilang kurang memuaskan buat Inter yang pada pertemuan kedua pekan depan bakal ganti melawat ke Luzhniki Stadium, di mana mereka akan bermain di lapangan artifisial yang bisa jadi batu sandungan.

Rabu, 31 Maret 2010

Lisandro Tentukan Kemenangan Lyon Atas Bordeaux 3-1

Lyon menghadapi Bordueaux pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stade de Gerland, Rabu (31/3/2010) dinihari WIB. Penyerang Lyon, Lisandro Lopez, mencetak dua gol yang menentukan kemenangan 3-1 atas Bordeaux.

Pada pertandingan tersebut, Lyon unggul terlebih dahulu melalui gol Lisandro Lopez pada menit ke 10 memanfaatkan umpan silang Mathieu Bodmer.

Namun berselang 4 menit kemudian Bordeaux membalas mealui gol Marouane Chamakh sehingga skor menjadi 1-1.

Lyon akhirnya bisa kembali unggul pada menit ke-32. Miralem Pjanic mengirimkan umpan kepada Michel Fernandes Bastos yang kemudian menjebol gawang Carrasso. Skor 2-1 untuk Lyon saat turun minum.

Dan akhirnya Lesandro Lopez melengkapi kemenangan Lyon 3-1 dengan golnya melalui eksekusi pinalti pada menit 77.

Dengan kemenangan ini maka perjuangan Lyon di leg kedua yang digelar di markas Bordeaux 7 April mendatang sedikit lebih ringan. Sebaliknya bagi Bordeaux, mereka harus menang dengan minimal selisih dua gol.

Bayern Munich Menundukkan Manchester United Dengan 2-1

Di Allianz Arena, Kamis (31/3/2010) dinihari WIB leg pertama perempat final Liga Champions, Bayern Munich menundukkan Manchester United dengan 2-1. Gol penentu kemenangan Bayern dicetak oleh Ivica Olic di menit ke-92.

MU mengawali pertandingan dengan sangat baik menyusul gol cepat yang dibuat Wayne Rooney di menit pertama.

Pertandingan kemudian diwarnai dengan perputaran bola di lapangan tengah. Tanpa gelandang Arjen Robben yang sedang cedera, Bayern lebih sering mengandalkan umpan-umpan silang ke depan gawang Edwin van der Sar. Cara ini mudah ditebak dan menjadi makanan empuk bagi kiper asal Belanda tersebut.

Munich akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-77. Tendangan bebas Franck Ribery membentur tembok MU. Bola berubah arah dan membuat van der Sar mati langkah. Skor jadi imbang 1-1.

Enam menit kemudian Vidic nyaris saja mengembalikan keunggulan MU di menit ke-83. Sayang tandukannya masih melenceng setelah menerima umpan dari Ryan Giggs.

Pada menit 92 petaka datang buat MU. Ivica Olic berhasil mencuri bola di dalam kotak penalti dari kaki Evra. Ia kemudian melepaskan tendangan ke gawang van der Sar yang bergerak ke arah yang salah.

Meski menang, perjuangan Bayern untuk lolos ke semifinal Liga Champions masih sangat sulit karena mereka harus menjalani leg kedua di Old Traffor pekan depan. Kekalahan 0-1 saja akan membuat The Bavarian terdepak.

Sabtu, 20 Maret 2010

Hasil Undian Perempatfinal Liga Champions 2009/2010

Hasil undian perempat-final Liga Champions yang diselenggarakan di markas UEFA, Nyon, Swiss, mengulang dua partai final Liga Champions, yaitu Bayern versus United (musim 1998/99) dan Arsenal lawan Barcelona (2005/06). Selain itu, dua tim Prancis akan saling berhadapan dan Inter bertemu dengan kuda hitam turnamen, CSKA.

Babak perempat final berlangsung dalam format laga kandang dan tandang. Leg pertama dijadwalkan 30-31 Maret, sementara leg kedua 6-7 April. Adapun semifinal, yang juga lewat laga kandang dan tandang, bergulir pada 20-21 April untuk leg pertama dan 27-28 April untuk leg kedua.

Partai puncak atau final Liga Champions berlangsung di Santiago Bernabeu, Madrid, 22 Mei yang untuk pertama kalinya jatuh pada hari Sabtu.

Berikut hasil lengkapnya:

Perempat Final: 30/31 March & 6/7 April
1: Olympique Lyonnais (FRA) v FC Girondins de Bordeaux (FRA)
2: FC Bayern München (GER) v Manchester United FC (ENG)
3: Arsenal FC (ENG) v FC Barcelona (ESP, holders)
4: FC Internazionale Milano (ITA) v PFC CSKA Moskva (RUS)

Semi-finals: 20/21 & 27/28 April
1: Winner quarter-final 2 v Winner quarter-final 1
2: Winner quarter-final 4 v Winner quarter-final 3

Final: Santiago Bernabéu, Madrid; 20.45CET, Saturday 22 May
Winner semi-final 1 v Winner semi-final 2

Kamis, 18 Maret 2010

Bordeaux Melenggang Ke Perempat-Final

Bordeaux berhasil menuntaskan harapannya untuk melenggang ke babak perempat-final Liga Champions setelah menyingkirkan Olympiakos dengan agregat gol 3-1.

Dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar di Stade Jacques Chaban-Delmas, Kamis (18/3) dinihari WIB, Bordeaux melanjutkan tradisinya yang tak pernah kalah bermain di kandang. Kali ini Olympiakos dibuatnya takluk 2-1.

Bordeaux merupakan tim paling menonjol pada babak penyisihan grup. Hampir semua laga kandang selalu mereka menangkan dan hanya sekali saja mereka kebobolan.

Laga sarat emosi ini diwarnai dengan dikeluarkannya kartu kuning pertama saat pertandingan baru berjalan 4 menit kepada Vasilis Torosidis. Selang semenit kemudian, Bordeux langsung memimpin setelah tendangan bebas dari Yoann Gourcuff langsung menyosor ke dalam gawang Olympiakos. 

Setelah tercipta gol, tempo pertandingan justru tidak langsung meningkat. Tekanan-tekanan yang diberikan pemain tamu masih belum gencar. Namun demikian beberapa kali peluang sempat didapat melalui aksi Zairi.

Di menit ke-40, Olympiakos sempat mendapatkan kesempatan terbaiknya lewat Zairi yang melepaskan tendangan voli. Sayang bola tidak menemukan target yang diharapkan. Lalu satu menit jelang istirahat, Gourcuff nyaris saja memperbesar keunggulan timnya lewat tendangan bebas.

Memasuki babak kedua, Bordeaux masih tetap berusaha untuk menguasai jalannya pertandingan. Namun tak banyak peluang yang didapat hingga menit ke-56. Saat itu Chamakh mnyodorkan bola kepada Plasil yang sudah berdiri di kotak penalti, namun tendangan gelandang Borduex tersebut masih terlalu melebar dari gawang lawannya.

Pada menit ke-68, Olympiakos yang berusaha untuk mengejar defisit gol justru dipaksa untuk tampil dengan sepuluh pemain menyusul kartu kuning kedua yang diberikan kepada Matt Derbyshire usai melanggar Plasil.

Namun sayang kunggulan satu pemain di lapangan tak mampu membuat para pemain Bordeuax memperbesar keunggulannya. Sebaliknya, tim tamu mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol yang dicetak lewat sebuah trendangan voli Konstantinos Mitroglou pada menit ke-65.

Setelah kedudukan imbang, perlahan tempi pertandingan mulai meningkat. Namun hanya dalam waktu dua menit saja Alou Diarra mendapatkan dua kartu kuning yang membuatnya harus meninggalkan lapangan.

Sementara dua menit jelang berakirnya waktu normal, harapan Bordeuax untuk memperoleh kemenangan didapat juga lewat Chamakh. Striker yang kini tengah banyak diincar klub-klub Eropa ini berhasil menuntaskan umpan Benoit Tremoulinas dengan sebuah tandukan kepala yang tak mampu dihalau oleh kiper lawan. Gol ini pun bertahan hingga bertandingan berakhir.

Barcelona Ke Perempat-Final

Barcelona tampil perkasa kala menjamu VfB Stuttgart di Camp Nou, Kamis (18/3) dinihari WIB, dengan mengusung kemenangan 4-0 untuk bisa lolos ke perempat-final Liga Champions.

Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, Barcelona langsung tampil menyerang dan mengendalikan jalannya pertandingan. Hasilnya, di menit 13, Lionel Messi sudah membuat Barcelona dalam posisi memimpin 1-0.

Pemain terbaik FIFA 2009 itu menjebol gawang Jens Lehmann dengan sepakan keras kaki kiri, di mana bola merangsek ke sudut atas gawang VfB Stuttgart.

Tim tamu kembali kecolongan sembilan kemudian. Kali ini Pedro Pedrito yang menjadi pencetak gol dengan menyontek bola kiriman Yaya Toure. Paruh pertama berakhir dengan skor 2-0 untuk tuan rumah.

Barcelona melanjutkan keperkasaan mereka di babak kedua. Masih memeragakan penampilan tenang dan terkendali, tim tuan rumah terus menekan lini pertahanan Stuttgart.


Gol ketiga akhirnya tercipta. Tepat satu jam pertandingan berjalan, Messi tak memiliki kesulitan untuk kembali menaklukkan Lehmann dengan sepakannya.

Messi nyaris mencetak hattrick tujuh menit kemudian, jika saja bola hasil sepakannya, usai menerima umpan dari Pedro tidak dibendung Lehmann. Peluang yang didapatnya di menit 87 juga gagal membuahkan hasil.

Sesaat sebelum peluit panjang dibuntikan, Bojan Krkic memperebsar keunggulan Barcelona dengan sontekannya, usai mendapat bola sodoran dari Zlatan Ibrahimovic.

Dengan kemenangan ini, Barcelona melenggang ke perempat-final Liga Champions dengan keunggulan agregat 5-1, sekaligus membuka peluang untuk bisa mempertahankan titel juara musim lalu.

Susunan Pemain:
Barcelona: 1-Victor Valdes; 2-Daniel Alves, 5-Carles Puyol, 3-Gerard Pique, 19-Maxwell; 16-Sergio Busquets (9-Zlatan Ibrahimovic 65), 24-Yaya Toure, 8-Andres Iniesta (11-Bojan Krkic 88); 10-Lionel Messi, 14-Thierry Henry (18-Gabriel Milito 78), 17-Pedro.

VfB Stuttgart: 1-Jens Lehmann; 27-Stefano Celozzi (13-Timo Gebhart 46), 6-Georg Niedermeier, 17-Matthieu Delpierre, 2-Cristian Molinaro; 35-Christian Traesch, 32-Zdravko Kuzmanovic, 28-Sami Khedira, 23-Aleksandr Hleb; 18-Cacau, 29-Pavel Pogrebnyak (9-Ciprian Marica 70).

Rabu, 17 Maret 2010

CKSA ke Perempat Final Liga Champions

Kesalahan fatal kapten Sevilla, Andres Palop harus dibayar mahal ketika tim tamu CSKA Moskow akhirnya memenangi pertandingan pada pertandingan babak 16 besar Liga Champions 2-1, di Sevilla, Rabu (17/3) dini hari WIB.

Dengan kemenangan tersebut, CSKA secara keseluruhan unggul 3-2 karena pada pertandingan sebelumnya bermain imbang 1-1 sehingga lolos ke perempat final kompetisi paling bergengsi di Eropa itu.

Malapetaka bagi Sevilla terjadi menit ke-55 ketika kesalahan Palop membuat pemain tengah asal Jepang, Keisuke Honda berhasil mencetak gol melalui tendangan bebas untuk membawa keunggulan CSKA 2-1.

Kegagalan tersebut membuat Sevilla menyusul klub asal Spanyol lainnya, yaitu Real Madrid yang sudah lebih dulu tersingkir dari persaingan. Spanyol kini hanya menyisakan juara bertahan Barcelona sebagai satu-satunya harapan. Barcelona akan bertanding menghadapi VfB Stuttgart pada pertandingan Rabu (Kamis WIB).

CKSA unggul terlebih dahulu lewat Thomas Necid pada menit ke-39. Tapi keunggulan tersebut tidak bertahan lama ketika pemain asal Argentina Diego Perotti menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-41.

Dalam posisi imbang 2-2 secara keseluruhan, Palop membuat kesalahan fatal karena menganggap enteng tendangan bebas Honda, pemain asal Jepang berusia 23 tahun.

Kegagalan Sevilla membuat pelatih Manolo Jimenez dalam posisi yang semakin sulit dan mendapatkan tekanan dari para pendukung klub tersebut. Namun presiden klub Jose Maria del Nido masih memberi kepercayaan kepada Jimenez.

Jimenez membuat susunan tim yang mengejutkan ketika menurunkan pemain asal Brazil Luis Fabiano sebagai penyerang tunggal yang didukung oleh tiga pemain sayap, yaitu Perotti, Diego Capel dan Jesus Navas. Sementara pemain berharga 15 juta erUo, Negredo, justru duduk di bangku cadangan bersama Frederic Kanoute. CSKA juga menurunkan penyerang tunggal Necid, dibantu Honda dan Milos Krasic

Inter Milan Singkirkan Chelsea

Inter Milan sukses ke perempat final Liga Champions, menyingkirkan Chelsea. Pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Selasa atau Rabu (17/3/2010), "I Nerazzurri" menundukkan tuan rumah Chelsea 1-0 lewat gol Samuel Eto'o. Inter unggul agregat 3-1.

Inter sebenarnya hanya butuh hasil seri setelah menang 2-1 di leg pertama. Sementara buat Chelsea, minimal harus menang 1-0 untuk lolos ke babak perempat final.

Ketegangan tampak menyelimuti pertandingan ini. Keduanya bermain hati-hati pada menit-menit awal sehingga nyaris tak ada peluang berarti.

Baru setelah memasuki menit ke-10, kedua tim mulai terlihat tekanan-tekanan berbahaya. Baik Chelsea maupun Inter beberapa kali mencoba mulai menukik.

Sampai menit ke-30, Chelsea mampu melakukan empat tendangan ke gawang meski melenceng. Sementara Inter melancarkan lima tendangan ke gawang dan hanya sekali yang mengarah ke sasaran.

Pada menit ke-32, sebuah umpan silang Douglas Maicon mampu ditanduk Samuel Eto'o. Namun, bola masih melenceng. Ini langsung dibalas Chelsea dengan menekan, hingga terjadi kemelut di depan gawang Inter. Hanya saja, serangan tuan rumah masih belum menemui hasil juga.

Lewat Maicon, Inter beberapa kali menekan dan membahayakan Chelsea. Namun, peluang terbaik didapatkan Didier Drogba saat Chelsea melakukan serangan balik. Sudah bisa melewati Lucio, dia melepaskan tendangan keras ke gawang. Namun, Walter Samuel dengan cepat memblok bolanya.

Semenit kemudian, giliran Nicolas Anelka mendapat peluang emas. Menguasai umpan silang dengan dadanya, dia melepaskan bola, melewati kiper Inter, Julio Cesar. Namun, Samuel lagi-lagi berhasil membuangnya dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Ini makin membuat Chelsea kian percaya diri. Mendekati akhir babak pertama, mereka gencar menyerang. Anelka lagi-lagi mendapat peluang, tetapi masih bisa diganggu Samuel.

Memasuki babak kedua, Chelsea berusaha langsung menekan. Ini cukup merepotkan Inter dan mereka harus bertahan total. Ini menyulitkan Chelsea. Pada menit ke-52, Florent Malouda terpaksa melakukan tendangan spekulasi dari sektor kanan pertahanan Inter. Bola meluncur deras ke gawang Inter, tapi masih bisa ditepis Julio Cesar dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Namun, pada menit ke-59, giliran Inter menekan Chelsea. Goran Pandev yang mendapat umpan terobosan mampu masuk ke kotak penalti. Sayang, tendangannya ke gawang diblok Yuri Zhirkov dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Ancaman belum berakhir. Bola tendangan penjuru mampu bermuara kepada Diego Milito. Dengan memutar badan, dia melepaskan tendangan ke gawang, tetapi bola masih bisa ditangkap kiper Chelsea, Ross Turnbull.

Pada menit ke-65, Inter kembali menyerang. Sebuah umpan terobosan Wesley Sneijder mampu dikuasai Milito di kotak penalti Chelsea. Namun, tendangannya masih melebar.

Serangan Chelsea menurun, Inter memanfaatkan, terus menekan. Menit ke-70, Thiago Motta sukses menyundul bola dari tendangan bebas Sneijder, tapi masih tipis di atas mistar gawang Chelsea.

Akhirnya, pada menit ke-78, Inter Milan berhasil membobol gawang Chelsea lewat Samuel Eto'o. Sebuah umpan terobosan Sneijder mampu diburu Eto'o. Melewati Ivanovic, dia kemudian menaklukkan Turnbull, melepaskan tendangan menyusur ke pojok bawah kanan gawang Chelsea, 1-0.

Chelsea berusaha membalas. Namun, usahanya menjadi semakin sulit setelah pada menit ke-86 Didier Drogba terkena kartu merah. Dia memukul Thiago Motta saat terjadi kerumunan di depan gawang Inter, menjelang tendangan bebas Chelsea.

Menjelang akhir permainan, Inter berusaha memainkan tempo. Pada menit terakhir, Eto'o kembali berpeluang. Namun, tendangannya ke gawang Chelsea masih bisa ditepis Turnbull dengan kakinya. Inter pun akhirnya mampu mempertahankan kemenangan 1-0.

Susunan Pemain
Chelsea:
22-Ross Turnbull, 26-John Terry, 33-Alex, 18-Yuri Zhirkov (21-Salomon Kalou 73), 2-Branislav Ivanovic, 12-John Mikel Obi, 8-Frank Lampard, 13-Michael Ballack (10-Joe Cole 61), 15-Florent Malouda, 11-Didier Drogba, 39-Nicolas Anelka

Inter Milan: 12-Julio Cesar, 25-Walter Samuel, 6-Lucio, 4-Javier Zanetti, 13-Maicon, 8-Thiago Motta, 19-Esteban Cambiasso, 10-Wesley Sneijder (17-McDonald Mariga 84), 27-Goran Pandev (5-Dejan Stankovic 74), 22-Diego Milito, 9-Samuel Eto'o

Kamis, 11 Maret 2010

Lyon Singkirkan Madrid Dari Liga Champions

Real Madrid harus angkat koper dari Liga Champions. Mereka masuk kotak setelah ditahan imbang 1-1 oleh Olympique Lyon.

Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (11/3/2010) dinihari WIB, Madrid unggul lebih dulu pada menit keenam lewat gol Cristiano Ronaldo.

Namun, Lyon akhirnya menyamakan kedudukan di babak kedua lewat gol Miralem Pjanic. Gol tersebut membuat agregat berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Lyon--sebelumnya, di Leg pertama Lyon menang dengan skor 1-0.

Bagi Madrid, kegagalan ini membuat ambisi mereka melaju ke final kandas lebih awal. Padahal laga puncak Liga Champions musim ini akan dihelat di Bernabeu.

Old Trafford, Neraka Rossoneri

Hancur lebur. Itulah kata yang paling tepat menggambarkan kondisi AC Milan kala bertandang ke kandang Manchester United pada leg kedua perdelapan final Liga Champions, Kamis (11/3/2010) dini hari. Milan bukan saja harus tersingkir dari perhelatan paling bergengsi Benua Biru. Jawara Eropa 2007 menjadi bulan-bulanan United yang mempecundangi mereka dengan skor telak 4-0 (7-2).

Defisit 2-3 pada leg pertama membuat anak-anak asuh Leonardo Araujo tidak punya opsi lain kecuali meraih hasil maksimal di Old Trafford. Bukan hanya itu, Milan butuh skor 2-0 untuk memastikan diri melangkah ke perempat final.

Ronaldinho dkk berusaha memberi tekanan kepada tuan rumah sejak awal. Namun, tekad United mencuri gelar juara dari tangan Barcelona tampaknya jauh lebih kuat. The Red Devils lebih dulu mengancam melalui serangan Wayne Rooney di menit keempat. Namun, tendangan kencang Wazza masih melebar dari gawang Christian Abbiati.

Kemampuan Abbiati kembali diuji, empat menit kemudian. Kali ini melalui kapten Gary Neville yang merangsek ke kotak penalti. Beruntung bagi Milan, tendangan Neville pun belum menemui sasaran.

Dua serangan cepat tuan rumah seolah melecut semangat Milan. Andrea Pirlo dan Klaas-Jan Huntelaar sempat membangkitkan harapan Milanisti dengan mengancam gawang Edwin van der Sar. Sayangnya, baik Pirlo maupun Huntelaar belum mampu menggetarkan jala gawang kiper veteran Belanda.

Mimpi buruk Rossoneri segera datang di menit 13 dalam wujud Rooney. Topskor sementara Premier League kembali menjadi momok raksasa Italia setelah membawa United unggul 1-0. Neville membawa bola di sisi kanan sebelum melepaskan crossing matang kepada Rooney yang telah menunggu di depan gawang. Tanpa ragu, striker 24 tahun langsung menyambut bola dengan tandukan kepalanya.

Keunggulan agregat 4-2 tidak membuat Red Devils mengendurkan serangan. Skuad besutan Sir Alex Ferguson terus mendominasi jalannya babak pertama dan memaksa barisan pertahanan Rossoneri bekerja keras. Namun, skor 1-0 terus bertahan hingga turun minum.

Harapan Rossoneri melangkah ke perempat final semakin pupus setelah Rooney menambah pundi-pundi golnya, beberapa saat setelah babak kedua dimulai. Rooney membukukan gol ke-30 musim ini usai menyambut umpan Nani dari sektor kiri di menit 46.

Gol kedua Rooney tampaknya mulai menyurutkan semangat bertarung Il Diavolo. Para punggawa Milan semakin sulit menembus barikade pertahanan United. Serangan yang dibangun Rossoneri pun tidak cukup membuat van der Sar kewalahan.

Huntelaar kembali menyia-nyiakan peluang Milan untuk mengejar ketinggalan setelah header-nya menyambut crossing Clarence Seedorf hanya melambung di atas gawang van der Sar.

United yang sudah dipastikan lolos justru semakin garang. Tak puas mempermalukan Milan dengan agregat 5-2, tuan rumah lagi-lagi memaksa Abbiati memungut bola di menit 59. Kali ini melalui Park Ji-sung yang secara impresif membawa bola hasil umpan Paul Scholes ke depan gawang Abbiati. Tanpa kesulitan berarti, bintang Korea Selatan 'mengubur' Rossoneri dengan membawa United unggul 3-0.

Keputusan Leonardo memasukkan mantan ikon Red Devils David Beckham di menit 64 tidak banyak membantu tim tamu. Meski mendapat sambutan standing ovation oleh publik Old Trafford, Beckham hanya sekali mengancam gawang van der Sar di menit 74 melalui tendangan kerasnya. Namun, van der Sar masih mampu menepis bola sekaligus mempertahankan keunggulan tuan rumah.

Darren Fletcher akhirnya melengkapi penderitaan Milan. Fletcher membawa United unggul 4-0, dua menit sebelum laga usai mengkonversikan umpan silang Rafael da Silva dengan sempurna.

Rabu, 10 Maret 2010

Arsenal Gunduli Porto


Arsenal memastikan diri lolos ke babak perempat final Liga Champions dengan meyakinkan. Hattrick Nicklas Bendtner mengantar The Gunners menekuk tamunya FC Porto 5-0 (agg 6-2) pada leg kedua babak 16 besar di Emirates Stadiums, Rabu (10/3/2010) dini hari WIB.
Mengemban misi menang setelah takluk 1-2 pada leg pertama di Portugal, Arsenal langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan wasit. Absennya kapten tim Cesc Fabregas yang cedera tak membuat daya gedor skuad London Utara melemah. Arsenal justru tampil trengginas di hadapan publiknya.

Baru delapan menit laga berjalan, Arsenal langsung mengancam gawang Porto melalui Andrei Arshavin, setelah memanfaatkan umpan crossing Bacary Sagna. Sayang, sundulan kepala winger Timnas Rusia ini masih mampu digagalkan kiper Porto, Helton.

Gagal di percobaan pertama, The Gunners berhasil membuka keunggulan di percobaan kedua. Striker Timnas Denmark yang beberapa pekan terakhir ini banyak diragukan kapasitasnya membobol gawang lawan, berhasil membuktikan diri. Berawal dari umpan terobosan cantik Samir Nasri dari tengah lapangan, Bendtner berhasil memanfaatkan bola liar hasil upaya Arshavin, untuk membuka keunggulan 1-0 untuk Arsenal.

Satu menit berselang, The Gunners memiliki peluang menggandakan keunggulan. Umpan jauh kiper Manuel Almunia berhasil disundul balik Arshavin kepada Nasri yang langsung berlari menerobos pertahanan Porto. Sayang, usaha gelandang Timnas Prancis ini masih mampu digagalkan Helton.

Serangan gencar terus dilancarkan anak-anak asuh Arsene Wenger guna mengamankan kemenangan. Di lain kubu, Porto yang tertekan sejak awal hanya bisa memberikan perlawanan melalui serangan balik, lewat duet striker Hulk dan Radamel Falcao.

Pertandingan memasuki menit ke-25, Arsenal menambah keunggulannya menjadi 2-0. Gol kedua The Gunners kembali dicetak Bendtner. Berawal dari kesalahan pemain Porto, Fucile dalam melakukan passing, Arshavin yang menerima bola langsung menerobos kotak penalti. Setelah meliuk-liuk melewati hadangan tiga pemain Porto, Arshavin melepaskan umpan silang yang disambut dengan sebuah sontekan manis Bendtner ke gawang kosong.

Unggul dua gol, Arsenal tak juga mengendurkan tekanan. Mereka justru lebih giat mengobrak-abrik pertahanan Porto. Sejumlah peluang pun berhasil didapat. Arshavin berpeluang mencetak gol pada menit ke-34. Sayang, tendangannya setelah memanfaatkan umpan Nasri hasil kerjasama apiknya dengan Diaby, masih melintas di atas mistar.

Dua peluang lainnya didapat Vermaelen dan Bendtner, lima menit sebelum babak pertama usai. Namun, upaya kedua pemain tersebut masih belum menghasilkan gol. Porto sendiri sempat mengancam gawang Almunia melalui Hulk di menit ke-39. Sayang, bomber asal Brasil ini gagal memaksimalkan peluang. Skor 2-0 untuk Arsenal pun bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Arsenal tetap memegang kendali permainan. Namun, peluang pertama justru didapat Porto melalui Falcao di menit ke-55. Nahas, tendangan pemain asal Kolombia ini masih mampu digagalkan Almunia. Satu menit berselang, giliran Arsenal yang mengancam melalui Arshavin. Namun, tendangan voli mantan pilar Zenit SSt Petersburg ini masih mampu dibendung Helton.

Serangan gencar yang dilakukan anak-anak Gudang Peluru kembali membuahkan hasil di menit ke-63. Adalah Samir Nasri yang mencatatkan namanya di papan skor setelah mencetak gol cantik dengan melewati tiga pemain lawan sebelum melepaskan tembakan terarah yang tak kuasa dibendung Helton.

Unggul 3-0, Arsenal semakin menggila dan menambah pundi-pundi golnya menjadi empat. Berawal dari serangan balik cepat, Arshavin yang berlari sepanjang sepertiga lapangan memberikan umpan cantik kepada Emmanuel Eboue yang sukses mengecoh Helton sebelum melepaskan tembakan lemah ke gawang kosong. 4-0 untuk Arsenal.

Dengan keunggulan aggregat 5-2 yang terus bertahan hingga memasuki menit ke-80, Arsenal tampaknya bakal melenggang mulus ke babak perempat final. Kendati telah berada di atas angin, namun para punggawa Arsenal tetap gencar melakukan tekanan. Di menit ke-85, Bendnter nyaris mencetak hattrick andai sundulannya tidak menyamping di sisi gawang.

Bendnter akhirnya berhasil mencetak hattrick pertamanya di Liga Champions melalui eksekusi penalti pada menit ke-89. Hadiah penalti diberikan wasit setelah Eboue dijatuhkan Fucile di kotak terlarang. Keunggulan 5-0 (agg 6-2) hingga akhir laga, praktis mengantar Arsenal melenggang ke babak delapan besar.

Followers

  © Design Templates 'sports' by fathony cah ponorogo 2010

Back to TOP