Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Sabtu, 03 Juli 2010

Musnah Sudah Harapan Afrika, Gana tersingkir

Dunia Sports - Musnah sudah harapan Afrika menempatkan wakilnya di semifinal Piala Dunia 2010. Wakil terakhir Benua Hitam, Ghana, harus angkat kaki setelah takluk oleh Uruguay di babak perempat final, Sabtu (3/7/2010) dini hari WIB.

Ghana melakoni pertandingan dini hari ini dengan kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Amerika Serikat dari perdelapan final, beberapa waktu lalu. Meski wakil Amerika Selatan mengambil inisiatif serangan terlebih dulu melalui Diego Forlan dan Luis Suarez, anak-anak asuh Milovan Rajevac pantang gentar.

Forlan terus mengancam gawang yang dikawal Richard Kingson. Bomber Atletico Madrid nyaris memaksa John Mensah menceploskan gol bunuh diri pada menit 17 melalui tendangan pojok. Beruntung, Kingson sigap menjaga gawangnya.

Memasuki menit 25, Uruguay mendapat peluang emas melalui Suarez dengan tendangan kencangnya. Lagi-lagi, Kingson mementahkan peluang armada Charruas dengan tepisan tangan.

Pasukan Black Stars jelas tak tinggal diam. Isaac Vorsah dan Asamoah Gyan mendapat kesempatan bagus membawa Ghana unggul di menit 29 dan 30. Namun, keduanya pun belum berhasil mengakhiri kebuntuan.

Gol yang ditunggu Ghana dan masyarakat Afrika akhirnya datang hanya beberapa detik sebelum babak pertama usai. Gelandang senior Sulley Muntari, yang nyaris dipulangkan akibat perselisihan dengan sang pelatih, menjadi pahlawan setelah tendangan jarak jauhnya gagal dimentahkan Fernando Muslera.

Diego Forlan dkk berupaya keras mengejar ketinggalan di babak kedua. Pelatih Oscar Tabarez menurunkan Nicolas Lodeiro mengisi posisi Alvaro Fernandez demi menyegarkan skuad.

Namun, adalah Forlan yang kembali menyelamatkan armada Charruas. Striker 31 tahun membawa Uruguay mengejar ketinggalan setelah tendangan bebasnya dari jarak 25 yard meluncur mulus ke gawang Kingson.

Baik Ghana maupun Uruguay tampil habis-habisan demi memperebutkan satu dari tiga tiket semifinal yang tersisa. Jual beli serangan diperagakan dengan apik oleh masing-masing skuad, meski akhirnya pertandingan harus diselesaikan melalui perpanjangan waktu.

Masa perpanjangan waktu tidak membawa banyak perubahan bagi kedua kubu yang terus tampil mengancam. Kendati demikian, laga Uruguay kontra Ghana pagi ini benar-benar menyuguhkan drama.

Skuad Uruguay menuntut penalti di menit 102 ketika John Pantsil menjatuhkan Sebastian Abreu yang menggantikan Edinson Cavani di kotak terlarang. Namun, wasit yang tidak melihat insiden itu tetap meneruskan pertandingan.

Drama memuncak di akhir masa perpanjangan waktu. Ghana nyaris menyegel kemenangan dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang Muslera. Namun, sejumlah aksi penyelamatan kubu Uruguay memastikan gawang Muslera tetap aman.

Sialnya, Suarez tertangkap menghadang bola dengan menggunakan tangan. Wasit Olegario Benqurenca asal Portugal pun tanpa segan mengeluarkan kartu merah bagi striker Ajax Amsterdam sekaligus memberi hadiah penalti kepada skuad Black Stars.

Asamoah Gyan dipercaya sebagai eksekutor. Sayang, tendangan Gyan terlalu tinggi dan membentur mistar gawang. Suarez, yang meninggalkan lapangan sambil menangis tak bisa menyembunyikan kegembiraannya melihat ‘adegan’ itu. Untuk kedua kalinya sejak laga Jepang kontra Paraguay, pertandingan harus ditentukan melalui drama adu penalti.

Forlan mendapat kesempatan pertama untuk Uruguay dan menyelesaikan tugasnya dengan baik. Begitu juga Gyan, yang berhasil memperbaiki kesalahan, dan memperpanjang harapan Ghana. Mauricio Victorino dan Andres Scotti (Uruguay) serta Stephen Appiah (Ghana) juga tak menemui kesulitan.

Malapetaka dihadapi Ghana ketika tendangan John Mensah berhasil diselamatkan oleh Muslera. Namun, fans Black Stars masih bisa bernapas lega setelah Maxi Pereira pun gagal menyarangkan tendangan ke gawang Kingson.

Sayang, kegagalan Pereira belum cukup untuk menghentikan langkah Uruguay melaju ke babak semifinal. Muslera kembali melakukan penyelamatan gemilang atas penalti Dominic Adiyiah.

Gol Sebastian Abreu akhirnya menandai akhir perjalanan Ghana di pentas Piala Dunia 2010. Uruguay berhak menantang Belanda di babak semifinal setelah membungkus skor kemenangan 4-2 melalui drama adu penalti.

Jumat, 02 Juli 2010

Kandidat Juara Brasil, Di Pulangkan Paksa Belanda

Dunia Sports - Belanda berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Belanda di babak perempatfinal dengan skor 2-1. Laga ini diwarnai satu kartu merah untuk Felipe Melo.

Brasil terlebih dahulu memimpin lewat Robinho di menit kesepuluh. Belanda mencetak gol penyama usai Felipe Melo melakukan bunuh diri di menit ke-53.

Bintang Oranje Wesley Sneijder memastikan kemenangan Negeri Kincir Angin berkat golnya di menit ke-68. Laga ini diwarnai kartu merah untuk pemain Brasil Felipe Melo.

Jalannya Pertandingan

Laga antara Brasil kontra Belanda digelar di Nelson Mandela Bay, Jumat (2/7/2010) malam WIB. Sebelum pertandingan kapten kedua tim membacakan pernyataan anti diskriminasi dan anti rasisme.

Pertandingan berlangsung seru begitu wasit . Kedua tim langsung saling melancarkan tekanan ke pertahanan lawan masing-masing.

Menit ketujuh Brasil mencetak gol melalui Robinho yang menerima umpan dari Dani Alves. Namun wasit kemudian mangeanulir gol tersebut akibat Alves terlebih dahulu offside.

Brasil membuka skor di menit kesepuluh melalui Robinho. Gol ini diawali dari umpan terobosan yang dilepas dari daerah sendiri oleh Felipe Melo. Robinho yang tidak terkawal berhasil menaklukkan Maarten Stekelenburg dengan tendangan sekali sentuh. 1-0 Samba unggul.

Semenit berselang, upaya Belanda lewat sepakan Wesley Sneijder masih bisa ditepis Julio Cesar.

Tendangan bebas Robin Van Persie di menit ke-17 masih melambung di atas gawang Julio Cesar.

Belanda terus berusaha mengejar ketinggalan. Namun upaya yang dilakukan pasukan Oranje beberapa kali kandas oleh barisan belakang Brasil.

Juan! 24 menit pertandingan berjalan, bek Brasil ini hampir saja menambah keunggulan timnya. Peluang ini diawali dari Dani Alves yang berdiri di sayap kanan, sukses mengecoh Dirk Kuyt. Selanjutnya Alves melepas umpa nke kotak penalti. Juan menyambut dengan tendangan yang masih melambung di atas gawang Stalekenburg.

Lima menit berselang, Belanda menekan lewat serangan balik. Umpan jauh Sneijder diterima Van Persie yang menembus lewat sisi kanan. Selanjutnya pemain Arsenal itu memberikan bola kepada Robben. Nama terakhir melepaskan tembakan yang masih membentur pemain belakang Brasil.

Kaka! Setengah jam usia laga, kerjasama Robinho, Luis Fabiano, dan diakhiri eksekusi Kaka memaksa Stakelenburg berjibaku menyelamatkan gawangnya.

Berawal dari pergerakan Robinho di sebelah kiri, pemain yang pernah berseragam Real Madrid ini berhasil melewati kawalan dua pemain Belanda. Selanjutnya Robinho melepas bola ke tengah. Jabulani diteruskan oleh Fabiano kepada Kaka yang kemudian melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis Stakelenburg.

Upaya wakil Eropa menyamakan skor kembali kandas. Kali ini tendangan bebas Sneijder di menit ke-35 tepat di tangkapan Julio Cesar.

Peluang terakhir di babak pertama jadi milik Brasil. Menerima umpan Dani Alves, Maicon yang menusuk lewat sebelah kiri kotak penalti melepaskan tembakan yang masih gagal menembus sasaran.

Belanda mencetak gol penyama di menit ke-52 melalui gol bunuh diri Felipe Melo. Gol ini berawal dari bola lambung yang dilepas Sneijder dari sayap kanan. Cesar mencoba bergerak maju menyambut bola bertabrakan dengan Felipe Melo. Bola yang sempat membentur badan Melo pun menembus gawang Brasil. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Kaka! Kesalahan Andre ooijer membuat bola jatuh ke Kaka. Selanjutnya pemain Real Madrid itu melepaskan tembakan yang masih menyamping dari sasaran.

Gol! Menit ke-67 Belanda berbalik unggul lewat tandukan Wesley Sneijder. Gol ini berawal dari situasi sepak pojok. Bola corner Arjen Robben diteruskan Dirk Kuyt ke Sneijder. Tidak mendapatkan kawalan berarti, pemain bernomor punggung sepuluh itu menanduk bola untuk menjebol gawang Julio Cesar.

Brasil harus bermain sepuluh orang usai Felipe Melo menerima kartu merah di menit ke-73 usai melanggar Arjen Robben.

Laga selanjutnya berlangsung panas. Robinho terlihat berang dan marah-marah kepada Arjen Robben, setelah pemain Belanda itu dinilai bereaksi berlebihan setelah dijatuhkan oleh Dani Alves.

Lucio! Sepuluh menit menuju bubaran, sepakan bek Brasil ini dalam situasi sepak pojok masih membentur pemain Belanda dan berbuah corner. Tendangan sudut kedua yang diambil Maicon mengarah ke gawang Belanda. Bola gagal dijangkau Stekelenberg namun masih bisa dihalau Dirk Kuyt.

Tujuh menit sebelum bubaran, umpan Sneijder ke kotak penalti diterima Van Presie. Selanjutnya pemain Arsenal itu mengalami kesulitan melewati pengawalan pemain Brasil. Bola kemudian disambar oleh Kuyt. Namun upaya tim Negeri Kincir Angin masih bisa dikandaskan Cesar.

Belanda kembali menyerbu. Huntelaar sukses menembus pertahanan Belanda. Namun memasuki kotak penalti pemain AC Milan itu gagal melewati hadangan pemain belakang Brasil.

Rabu, 30 Juni 2010

8 Besar Piala Dunia 2010, dan Jadwal Perempat Final

Even akbar Piala Dunia 2010 sudah mencapai babak perempat final. Setelah 18 hari pasca upacara pembukaan, tim-tim peserta sudah mulai menyusut dari 32 peserta kini hanya tersisa delapan peserta terbaik. Amerika Latin mendominasi dengan menempatkan empat timnas dari lima wakil yang dikirim ke Piala Dunia.

Argentina, Brasil, Paraguay, dan Uruguay. Kalau saja Cile tak berhadapan dengan Brasil di babak 16 besar, mungkin saja lima tim itu lolos semua. Namun, dengan empat tim saja sudah cukup menempatkan Amerika Latin sebagai penguasa Piala Dunia tahun ini, penegasan tinggal meraih gelar juara.

Sementara Eropa, tetap menjaga peluang dengan menempatkan tiga wakilnya. Belanda, Jerman, dan Spanyol. Satu tim lagi mewakili tuan rumah Benua Afrika, Ghana. Ghana tetap punya peluang lolos ke semifinal kalau bisa mengalahkan Uruguay di perempatfinal 2 Juli nanti.

Laga ketat akan tersaji ketika Belanda melawan lawan Brasil. Satu lagi, Argentina lawan Jerman. Namun, bukan berarti laga lainnya tidak seru. Berikut daftar delapan tim tersisa untuk Piala Dunia 2010

1.Uruguay
2.Ghana
Kedua tim akan bertemu di Johannesburg pada 2 Juli 2010

3.Belanda
4.Brasil
Kedua negara akan bertemu di Port Elizabeth pada 2 Juli 2010

5.Argentina
6.Jerman
Kedua juara dunia ini akan saling bertemu di Cape Town pada 3 Juli 2010

7.Paraguay
8.Spanyol
Dua peserta terakhir ini akan bertanding di Johannesburg pada 3 Juli 2010

Satu Gol Villa Antar Spanyol ke Perempatfinal

Spanyol memastikan diri ke babak perempatfinal Piala Dunia 2010 usai mengalahkan Portugal 1-0. Gol kemenangan La Furia Roja dicetak oleh David Villa.

Pertandingan babak perdelapanfinal antara Spanyol kontra Portugal digelar di Green Point Stadium, Rabu (30/6/2010) dinihari WIB.

Sejak menit awal, kedua tim sudah saling menyerang. Namun hingga 45 menit pertama skor masih imbang 0-0.

Gempuran serangan Spanyol semakin meningkat di babak kedua. Alhasil sebuah gol pun tercipta di menit 63 melalui kaki Villa. Skor 1-0 berakhir hingga pertandingan bubar.

Kemengan ini membawa Spanyol ke babak 8 Besar. Selanjutnya mereka akan ditantang oleh Paraguay.

Jalannya Pertandingan

Insiatif serangan Spanyol dibuka sejak menit pertama dan langsung mendapat peluang. Fernando Torres yang menyisir di sisi kiri lapangan berhasil melepaskan tendangan keras ke arah gawang namun berhasil ditepis oleh Eduardo.

Serbuan Spanyol diteruskan oleh Villa semenit kemudian. Tapi tendangannya masih bisa diblok pemain belakang lawan.�

Villa kembali memaksa Eduardo bekerja keras. Di menit ketujuh, Villa yang berhasil melewati Ricardo Costa melepas tendangan keras dari sudut sempit kiri gawang Portugal tapi bola masih bisa diblok sang kiper.

Giliran Portugal menyerang. Menit kedelapan, Simao Sabrosa menembak ke arah gawang Iker Casillas tapi bisa diblok oleh bek Spanyol.

Semenit kemudian, Cristiano Ronaldo menggiring bola dari sisi kanan lapangan dan melepas umpan lambung yang terlalu panjang. Tendangan gawang buat Spanyol.

Xavi! Menit ke-12, Spanyol nyaris saja menghasilkan gol. Sepak pojok yang dibuat Torres menemui kaki Xavi dan ia lantas membuat tendangan langsung yang tipis melewati mistar.

Empat menit beselang, Portugal mendapat peluang dari Ronaldo yang mendapat tembakan bebas. Sayang tendangannya masih terlalu lemah dan mengarah tepat ke Casillas.

Menit 20, gawang Casillas nyaris saja bobol. Coentrao berhasil menggiring bola ke tengah dan mengoper bola ke Tiago yang lantas diteruskan dengan sepakan keras dan ditepis Casillas. Bola yang mengarah ke gawang dicecar Hugo Almedia sayang keburu dihalau Casillas lagi.

Tujuh menit kemudian, Ronaldo kembali mendapat kans lewat tendangan bebas yang disepaknya keras-keras. Casillas tidak dapat menangkapnya dengan baik tapi bola bisa diamankan bek lawan.

Menit 38, Almeida hampir saja membuahkan gol buat timnya. Umpan lambung Raul Meireles disambut dengan tandukan Almeida dan bola masih menyamping. Padahal Almeida sudah berada di posisi yang tepat.

Tiga menit menjelang jeda, Coentrao melepas umpan ke depan gawang. Dengan cepat Tiago menyambar dengan tandukannya sayang masih jauh melenceng gawang Casillas.

Spanyol membalas. Sergio Ramos menanduk bola tapi bisa dihalau Eduardo. Skor imbang 0-0 bertahan sampai wasit meniup peluit tanda babak pertama berakhir.

Almeida! Berada di pinggir gawang Casillas, Almeida melepas tendangan yang memantul paha Carles Puyol di menit 51. Bola bergulir nyaris masuk gawang Casillas.

Tak lama kemudian, Spanyol melancarkan berondongan serangan ke Portugal lewat tandukan Fernando Llorente dan tembakan Villa. Masih belum dapat dikonversi menjadi gol.

Gol! Spanyol berhasil unggul sementara 1-0 atas Portugal lewat Villa di menit 63. Iniesta mengirim operan kepada Xavi yang diteruskan kepada Villa yang lantas menyambutnya dengan tendangan keras. Bola masih bisa ditepis Eduardo namun bola muntah lantas dicecar Villa dan akhirnya berbuah gol.

Gawang Portugal benar-benar terancam. Di menit 69, Ramos menggiring bola ke sayap kanan lapangan dan lanas melepas tendangan sangat keras dan berhasil diselamatkan Eduardo.

Ramos kembali menghadirkan ancaman lewat Villa enam menit kemudian. Tapi tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih bisa diselamatkan si kiper. Eduardo tampil sangat gemilang kali ini.

Malang buat Portugal. Dalam usahanya mengejar ketertinggalan dari Spanyol malah kehilangan salah seorang pemainnya. Costa mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Joan Capdevilla di menit 88.

Selanjutnya Portugal sempat melancarkan sejumlah serangan ke gawang Spanyol namun gagal berbuah gol. Skor 1-0 tidak berubah dan Spanyol berhak maju ke babak 8 besar.

Followers

  © Design Templates 'sports' by fathony cah ponorogo 2010

Back to TOP